Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2026

Menyusun Soal HOTS Kimia SMA Kelas X yang Kontekstual

Gambar
Bu Ratna menatap tumpukan kertas ulangan harian di meja kerjanya. Murid-murid kelas X-nya mendapat nilai cukup tinggi pada materi hukum dasar kimia. Rata-rata kelas mencapai 78. Namun, ada sesuatu yang mengusik pikirannya. Ketika ia mencoba bertanya secara lisan mengapa massa zat sebelum dan sesudah reaksi selalu sama, sebagian besar murid hanya menjawab, "Karena hukum Lavoisier, Bu." Mereka hafal nama hukumnya, tetapi gagal menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi pada atom-atom saat reaksi berlangsung. Fenomena yang dialami Bu Ratna bukan cerita asing. Banyak guru kimia SMA menghadapi situasi serupa: murid terampil menghitung, tetapi lemah dalam bernalar. Mereka bisa memasukkan angka ke rumus, tetapi bingung ketika diberi data percobaan dan diminta menarik kesimpulan. Di sinilah soal HOTS (Higher Order Thinking Skills) menemukan urgensinya. Kurikulum Merdeka secara eksplisit mendorong guru untuk mengembangkan asesmen yang mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi. Capai...